Yogyakarta selalu punya tempat spesial di hati para pelajar. Kota ini bukan cuma destinasi wisata budaya, tapi juga langganan tujuan study tour sekolah-sekolah dari berbagai penjuru Indonesia. Dari jalanan Malioboro yang ikonik sampai museum sejarah yang edukatif banget, Jogja memang pas untuk jadi “kelas berjalan”. Tapi tunggu dulu, satu hal yang sering bikin bingung panitia study tour adalah soal penginapan. Apalagi kalau bawa rombongan besar. Nah, kamar dormitory alias kamar asrama jadi solusi paling praktis dan efisien.
Masalahnya, enggak semua hotel punya fasilitas dormitory yang layak buat rombongan pelajar. Beberapa cuma cocok buat backpacker individu. Berikut Rekomendasi dan Info Hotel & Resort yang bisa kalian kulik.
Untuk rombongan studi tour atau pelajar yang ingin merasakan pengalaman berbeda saat menginap di Jogja, hotel dengan konsep dormitory atau kapsul bisa menjadi alternatif menarik. Tak hanya murah, penginapan semacam ini juga menyuguhkan pengalaman sosial yang seru dan tetap nyaman untuk beristirahat setelah seharian mengeksplor kota pelajar ini.
EDU Hostel menjadi salah satu opsi utama untuk studi tour di Jogja karena memang dirancang untuk kelompok besar. Hostel ini punya kamar dormitory dengan kapasitas empat hingga enam orang per kamar, sangat ideal untuk rombongan siswa atau mahasiswa. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari AC, kamar mandi dalam, hingga sarapan sederhana.
Yang paling menarik dari EDU Hostel adalah area rooftop yang menyuguhkan pemandangan kota Jogja dan tersedia juga kolam renang. Lokasinya juga cukup strategis, tak jauh dari pusat kota, memudahkan akses ke destinasi wisata edukatif seperti Museum Sonobudoyo, Vredeburg, atau Keraton Yogyakarta. Dengan harga mulai dari Rp80.000–120.000 per orang, EDU Hostel menjadi pilihan tepat bagi rombongan yang ingin hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.
Jika kamu ingin membawa peserta studi tour dengan gaya backpacker, Wake Up Homestay bisa jadi pilihan menarik. Dengan konsep dormitory, Wake Up Homestay menyediakan kamar kapsul bertingkat dalam satu ruangan bersama, baik untuk tamu campur maupun khusus perempuan.
Fasilitas seperti sarapan roti dan kopi, Wi-Fi, loker, AC, serta kamar mandi bersama membuat pengalaman menginap di sini jadi praktis dan nyaman. Plus, ada program Saturday Activity gratis berupa wisata bareng yang bisa jadi nilai tambah edukatif untuk peserta. Harga mulai dari Rp100.000 per malam menjadikan tempat ini ramah anggaran pelajar.
Terletak di Jalan Dagen, kawasan Malioboro, The Packer Lodge menawarkan dormitory modern yang bersih dan rapi. Tiap ranjang kapsul dilengkapi lampu baca, tirai privasi, dan loker. Area umumnya pun nyaman—ada lounge, dapur, serta ruang makan.
Cocok untuk pelajar yang ingin menjelajah Malioboro hanya dengan berjalan kaki. Harga per tempat tidur mulai dari Rp130.000, dengan fleksibilitas pilihan kamar campur atau khusus.
Dengan gaya ala Jepang yang minimalis dan futuristik, The Capsule Malioboro menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar yang belum pernah merasakan pengalaman tidur di hotel kapsul. Masing-masing pod sudah dilengkapi dengan TV, colokan USB, AC, dan pencahayaan pribadi.
Harga mulai dari Rp120.000-an sudah termasuk sarapan dan perlengkapan mandi. Lokasinya yang hanya sepelemparan batu dari Malioboro membuat penginapan ini cocok untuk mobilitas studi tour yang padat dan efisien.
Bagi yang mencari suasana rumahan, The Cubic Jogja di Jalan Bantul bisa jadi pilihan. Tempat ini menyuguhkan asrama campur yang nyaman dengan fasilitas dapur untuk sarapan mandiri. Menunya pun lengkap: telur, mi instan, kopi, teh, dan roti bakar.
Dengan harga hanya sekitar Rp80.000 per malam, peserta studi tour bisa merasakan sensasi seperti tinggal di rumah sendiri. Letaknya pun dekat dari Taman Sari, cocok untuk kegiatan studi sejarah dan budaya.
Bobopod adalah salah satu pionir hotel kapsul modern di Indonesia dan sudah hadir di Malioboro. Pengalaman menginap di sini berbeda karena seluruh akses kamar menggunakan QR Code dari aplikasi Bobobox, menjadikannya praktis dan aman.
Fitur menarik seperti moodlamp bisa jadi pengalaman tersendiri bagi pelajar digital native. Harga mulai dari Rp150.000 untuk single pod dan Rp200.000 untuk double pod. Keamanan dan kenyamanan Bobopod cocok untuk pelajar yang datang bersama guru pendamping.
Penginapan satu ini punya desain cerah yang menyenangkan, cocok untuk anak-anak muda. Dengan harga mulai Rp85.000, kamu sudah bisa menikmati tempat tidur nyaman, AC, Wi-Fi, dan dapur bersama. Tersedia juga kamar khusus perempuan, menjaga kenyamanan bagi peserta perempuan dalam studi tour.
Berada di lantai atas hotel The Amartya, Toeru Pod menawarkan kapsul eksklusif dengan pemandangan cantik. Fasilitasnya pun lengkap, dari tempat tidur nyaman, loker, meja lipat, hingga sarapan dan lounge bersama.
Harga mulai Rp185.000 cocok untuk pelajar yang ingin merasakan pengalaman tidur unik namun tetap dalam pengawasan yang aman, terutama bagi rombongan sekolah yang menginginkan standar hotel.
Rosalyne punya dua cabang: di Stasiun Tugu dan di dekat Malioboro. Keduanya menawarkan kapsul tipe sleepbox dengan fasilitas minimalis namun nyaman seperti AC, handuk, meja kecil, dan kamar mandi air hangat.
Tarifnya ramah kantong, mulai dari Rp90.000 di Stasiun Tugu dan Rp125.000 di area Malioboro. Keduanya sangat cocok untuk rombongan pelajar yang ingin mobilitas cepat ke tempat wisata atau stasiun.
Studi tour ke Jogja tidak harus mahal, apalagi jika akomodasinya bisa disesuaikan dengan konsep dormitory atau kapsul. Tak hanya hemat, pilihan ini juga memberi pengalaman hidup baru bagi pelajar: hidup mandiri, belajar toleransi di ruang bersama, dan tentunya tetap bisa menikmati kota Jogja dengan segala pesonanya.
Bagi guru atau panitia yang mengatur studi tour, pilihan penginapan seperti di atas bisa menghemat anggaran sambil tetap memberi kenyamanan dan keamanan. Tentu saja, pemesanan jauh hari tetap disarankan karena penginapan seperti ini cepat penuh, terutama saat musim liburan sekolah.
Halo saya Priyo Harjiyono, S.Pd, M.Kom saat ini adalah guru produktif di jurusan Teknik Komputer dan Informatika. Selain hobi menulis dan bekerja sebagai guru saya juga seorang blogger dan SEO Specialist dan AI Enabler di perusahaan yang bergerak di bidang Cryptocurrency dan perusahaan di bidang AI Agent. Sering menjadi narasumber untuk penerapan digital marketing pada UMKM
Lulus SMK bukan berarti perjalanan belajar selesai. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, siswa akan memasuki lingkungan…
TL;DR: Sebagai siswa satu-satunya SMK Migas di Jogja, kamu wajib membekali diri dengan bacaan buku…
Pendidikan vokasi adalah jalur pendidikan tinggi yang berfokus pada penguasaan keahlian terapan dan keterampilan teknis…
Halo sobat TKJ! Pernah nggak sih kamu ngerasa pengen banget belajar simulasi jaringan yang canggih-canggih,…
Pindah sekolah, atau mutasi, seringkali menjadi keputusan besar yang melibatkan banyak pertimbangan, baik bagi siswa…
Pernah dengar istilah "AI bakal ambil alih dunia"? Kedengarannya dramatis, ya. Tapi, memang harus diakui,…