Bagi banyak penggemar K-drama di Indonesia, menonton drama Korea di TV nasional dulu adalah ritual yang hampir tak terlewatkan. Sebelum platform streaming seperti Netflix, Viu, dan Disney+ merajai industri hiburan, tvnasional menjadi jendela utama bagi masyarakat untuk menikmati kisah-kisah romantis, melodrama penuh air mata, hingga cerita aksi yang menegangkan dari negeri ginseng.
Fenomena drama Korea di Indonesia mulai booming sejak awal 2000-an. Saat itu, stasiun TV nasional berlomba-lomba menayangkan berbagai judul populer, yang kemudian sukses menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan, terutama remaja dan ibu-ibu rumah tangga. Drama-drama ini tidak hanya menyuguhkan cerita yang emosional dan sinematografi yang apik, tetapi juga memperkenalkan budaya Korea, termasuk fashion, makanan, hingga gaya hidup yang membuat banyak orang jatuh hati pada K-wave atau gelombang Hallyu.
Namun, seiring perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi hiburan, drama Korea mulai jarang tayang di TV nasional dan lebih banyak berpindah ke platform digital. Meskipun demikian, beberapa judul yang pernah menghiasi layar kaca tetap membekas di hati para penontonnya. Lantas, drama Korea apa saja yang pernah booming di TV nasional dan menjadi ikon bagi pecinta K-drama di Indonesia? Yuk, kita bernostalgia!
Jika harus menyebut satu drama Korea yang benar-benar membuka gerbang Hallyu di Indonesia, Winter Sonata adalah jawabannya. Drama ini tayang di TV nasional sekitar tahun 2003 dan langsung mendapatkan tempat di hati penonton.
Dibintangi oleh Bae Yong Joon dan Choi Ji Woo, Winter Sonata mengisahkan cinta segitiga yang penuh tragedi antara Joon Sang, Yoo Jin, dan Sang Hyuk. Alurnya yang penuh emosi, didukung latar musim dingin yang indah, serta lagu tema yang menyayat hati, menjadikan drama ini sangat ikonik. Bahkan, berkat popularitasnya, Nami Island—lokasi syuting utama drama ini—menjadi destinasi wisata wajib bagi para penggemar K-drama yang berkunjung ke Korea Selatan.
Drama yang dibintangi oleh Rain dan Song Hye Kyo ini menjadi salah satu drama komedi romantis terbaik yang pernah tayang di Indonesia. Full House mengisahkan Han Ji Eun, seorang penulis naskah yang rumahnya dijual tanpa sepengetahuannya dan berakhir dengan pernikahan kontrak bersama aktor terkenal, Lee Young Jae.
Chemistry antara Rain dan Song Hye Kyo sukses membuat banyak penonton baper. Ditambah dengan komedi khas yang segar, Full House menjadi drama Korea yang tak hanya dicintai saat penayangan pertamanya di TV nasional, tetapi juga kerap diulang beberapa kali karena permintaan penonton yang tinggi.
Berbeda dari dua drama sebelumnya, Jewel in the Palace atau yang dikenal dengan Dae Jang Geum membawa tema sejarah yang kental. Drama ini mengisahkan perjuangan seorang gadis bernama Jang Geum yang bercita-cita menjadi tabib kerajaan pertama di era Dinasti Joseon.
Tayang di Indonesia sekitar tahun 2005, drama ini tidak hanya menarik perhatian pecinta sejarah, tetapi juga memperkenalkan kuliner khas Korea ke masyarakat Indonesia. Setelah drama ini booming, makanan seperti kimchi dan bibimbap mulai populer di kalangan penggemar K-drama.
Siapa yang tidak kenal dengan drama ini? Boys Over Flowers adalah adaptasi dari manga Jepang Hana Yori Dango, yang sebelumnya juga pernah diadaptasi dalam versi Taiwan (Meteor Garden). Namun, versi Korea yang dibintangi oleh Lee Min Ho, Ku Hye Sun, dan Kim Hyun Joong ini mendapatkan perhatian luar biasa dari penonton Indonesia.
Drama ini bercerita tentang seorang gadis biasa, Geum Jan Di, yang mendapat kesempatan bersekolah di sekolah elit tempat F4—kelompok anak-anak orang kaya yang berkuasa—berada. Kisah cinta segitiga antara Jan Di, Gu Jun Pyo (Lee Min Ho), dan Yoon Ji Hoo (Kim Hyun Joong) sukses membuat penonton terhanyut dalam cerita.
Hingga kini, Boys Over Flowers masih dianggap sebagai salah satu drama Korea paling legendaris yang pernah tayang di Indonesia, dan popularitasnya turut melambungkan nama Lee Min Ho sebagai aktor papan atas Korea.
Pada tahun 2016, Descendants of the Sun (DOTS) menjadi salah satu drama Korea paling fenomenal yang sukses di berbagai negara, termasuk Indonesia. Drama ini tayang di TV nasional dan langsung menarik perhatian berkat kisah cinta yang unik antara seorang tentara, Kapten Yoo Si Jin (Song Joong Ki), dan seorang dokter, Kang Mo Yeon (Song Hye Kyo).
Berbeda dari kebanyakan drama Korea yang fokus pada romansa biasa, DOTS menampilkan aksi militer yang seru, konflik internasional, serta kisah cinta yang penuh tantangan. Drama ini juga menjadi titik awal berkembangnya tren drama Korea dengan tema militer dan aksi.
Menonton drama Korea di TV nasional dulu memang punya sensasi tersendiri. Dari menunggu episode baru setiap hari, menikmati dubbing khas TV lokal, hingga berbagi cerita dengan teman tentang perkembangan alur cerita—semua itu menjadi bagian dari kenangan manis yang sulit dilupakan.
Meskipun kini akses drama Korea semakin mudah melalui berbagai platform digital, tetap ada sesuatu yang spesial dari masa ketika K-drama hanya bisa dinikmati di layar kaca TV. Bagaimana dengan kamu? Apakah ada drama Korea favorit yang kamu ingat pernah tayang di TV nasional? Yuk, nostalgia bareng di kolom komentar!
Halo saya Priyo Harjiyono, S.Pd, M.Kom saat ini adalah guru produktif di jurusan Teknik Komputer dan Informatika. Selain hobi menulis dan bekerja sebagai guru saya juga seorang blogger dan SEO Specialist dan AI Enabler di perusahaan yang bergerak di bidang Cryptocurrency dan perusahaan di bidang AI Agent. Sering menjadi narasumber untuk penerapan digital marketing pada UMKM
Lulus SMK bukan berarti perjalanan belajar selesai. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, siswa akan memasuki lingkungan…
TL;DR: Sebagai siswa satu-satunya SMK Migas di Jogja, kamu wajib membekali diri dengan bacaan buku…
Pendidikan vokasi adalah jalur pendidikan tinggi yang berfokus pada penguasaan keahlian terapan dan keterampilan teknis…
Halo sobat TKJ! Pernah nggak sih kamu ngerasa pengen banget belajar simulasi jaringan yang canggih-canggih,…
Pindah sekolah, atau mutasi, seringkali menjadi keputusan besar yang melibatkan banyak pertimbangan, baik bagi siswa…
Pernah dengar istilah "AI bakal ambil alih dunia"? Kedengarannya dramatis, ya. Tapi, memang harus diakui,…