Info Umum

Guru Penggerak

Guru Penggerak adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat peran guru sebagai penggerak utama. Guru Penggerak bertugas untuk mengembangkan diri dan guru lainnya dengan refleksi, berbagi, dan kolaborasi secara mandiri. Guru Penggerak juga harus memiliki kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik.

Menurut penelitian, kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan selama pandemi COVID-19 membutuhkan guru yang mampu menggerakkan guru lainnya dalam proses pembelajaran merdeka belajar guna meningkatkan kemampuan peserta didik secara holistik. Guru Penggerak hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar.

Peran Penting Guru Penggerak

Guru Penggerak juga berperan penting dalam mengembangkan karakter siswa sesuai dengan profil siswa Pancasila. Oleh karena itu, guru penggerak perlu mengembangkan kegiatan pembelajaran yang mewujudkan karakter Pancasila pada siswa. Salah satu komponen yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan guru dalam melakukan inovasi dalam rencana pelajaran yang mengandung karakter Pancasila.

Karakteristik Guru Penggerak

Guru Penggerak memiliki karakteristik yang meliputi kematangan moral, emosi, dan spiritual. Kematangan moral mencakup kemampuan guru untuk memahami nilai-nilai moral dan etika profesi, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang kompleks. Kematangan emosi mencakup kemampuan guru untuk mengelola emosi mereka sendiri dan siswa, serta mampu membangun hubungan yang baik dengan siswa dan orang tua. Kematangan spiritual mencakup kemampuan guru untuk memahami nilai-nilai spiritual dan religius, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran.

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

Guru Penggerak dapat membantu dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar dengan cara mengembangkan diri dan guru lainnya melalui refleksi, berbagi, dan kolaborasi secara mandiri. Guru Penggerak juga dapat membantu dalam merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua.

Cara Mendaftarkan Diri

Untuk mendaftar sebagai Guru Penggerak, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan Anda memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, seperti memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4, memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun, dan memiliki masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun atau memiliki usia tidak lebih dari 50 tahun saat registrasi.
  2. Buka laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/ dan klik menu pendaftaran.
  3. Pilih opsi Guru Penggerak Angkatan terbaru yang tersedia.
  4. Isi data yang tertera di laman dan ikuti tahapannya.
  5. Unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti pas foto, Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah S1/D4, surat rekomendasi, SK pembagian tugas mengajar terbaru yang memuat jumlah jam mengajar (bagi guru), SK pengangkatan kepala sekolah (bagi kepala sekolah), dan surat izin dari kepala sekolah tempat bekerja sesuai format (bagi guru)

Recent Posts

Keterampilan Lulusan SMK di Era AI

Lulus SMK bukan berarti perjalanan belajar selesai. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, siswa akan memasuki lingkungan…

5 hari ago

Intip Rekomendasi Buku Migas & Modul Biar Belajarmu Makin Pro!

TL;DR: Sebagai siswa satu-satunya SMK Migas di Jogja, kamu wajib membekali diri dengan bacaan buku…

2 bulan ago

Apa Itu Pendidikan Vokasi dan Contohnya

Pendidikan vokasi adalah jalur pendidikan tinggi yang berfokus pada penguasaan keahlian terapan dan keterampilan teknis…

2 bulan ago

Software Simulasi Jaringan untuk Laptop Kentang

Halo sobat TKJ! Pernah nggak sih kamu ngerasa pengen banget belajar simulasi jaringan yang canggih-canggih,…

2 bulan ago

Aturan Mutasi SMA Sederajat di Provinsi DIY

Pindah sekolah, atau mutasi, seringkali menjadi keputusan besar yang melibatkan banyak pertimbangan, baik bagi siswa…

2 bulan ago

Tantangan Karir di Era AI

Pernah dengar istilah "AI bakal ambil alih dunia"? Kedengarannya dramatis, ya. Tapi, memang harus diakui,…

2 bulan ago